Home > Penanganan Diabetes Saat Perjalanan

Penanganan Diabetes Saat Perjalanan

Selama melakukan perjalanan, biasanya akan ada perubahan pola makan, kurangnya istirahat, kurangnya olahraga, dan rutinitas lain.

Sebelum Berpergian
Apa saja yang perlu diperhatikan?

1. Apakah dokter telah menyetujui Anda utk bepergian?
2. Apakah Anda mempunyai resep obat dari dokter?
3. Apakah daya tahan tubuh Anda cukup kuat untuk bepergian?



Periksa ke dokter terlebih dahulu untuk memastikan bahwa Anda cukup sehat.
Minta surat keterangan sehat dari Dokter.
Buat rencana perjalanan bersama dokter, meliputi: kapan harus minum obat/suntik insulin, kapan harus cek gula darah, dan jadwal makan.
Konsultasi dengan ahli gizi mengenai rencana diet selama perjalanan.



Surat Keterangan Dokter meliputi:

Apa saja yang perlu disiapkan?

  1. Periksa kembali perlengkapan yang dibutuhkan, seperti: obat, glukometer (strip & baterai), insulin. Simpan dalam 2 tempat berbeda, salah satunya di tas yang dapat dibawa dan diakses dengan mudah.
  2. Bawa perlengkapan tersebut dengan jumlah lebih banyak.
  3. Bawa surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa Anda adalah pasien diabetes
  4. Cari informasi di mana Anda bisa mendapatkan obat di daerah yang akan dituju, untuk berjaga-jaga jika persediaan obat Anda menipis.
  5. Bawa resep obat dari dokter.
  6. Bawalah kartu asuransi kesehatan Anda.
  7. Bawa cemilan ekstra, terutama jika ada risiko penerbangan atau perjalanan yg tertunda.
  8. Gunakan pakaian yang menyerap keringat.
  9. Pakailah sepatu yang benar-benar nyaman dan sesuai ukuran
  10. Perhatikan perbedaan zona waktu yang mungkin membuat Anda perlu menyesuaikan waktu minum obat/suntik insulin.


Selama Perjalanan
Apa saja yang perlu dilakukan?
1. Makan dan minum

Jadwal makan seperti biasa (pola diet yang sudah direncanakan bersama ahli gizi).
Perhatikan komposisi makan yang dimakan.
Perjalanan panjang dan cuaca panas, tubuh jadi sering merasa haus, minum air mineral.
Hati-hati dengan minuman kaleng/ kemasan, banyak mengandung gula yang meningkatkan kadar gula darah dengan cepat.





2. Hindari minum minuman berkafein dan beralkohol karena cepat menimbulkan dehidrasi.

3. Beri tahu keluarga/teman perjalanan Anda mengenai tanda-tanda hipoglikemia dan apa yang harus dilakukan



Bepergian Ke Daerah dengan Suhu Ekstrim
Cuaca yang ekstrim (panas/dingin) dapat membuat kadar gula darah menjadi di luar kendali. Pada saat yang sama, juga dapat menurunkan efsiensi glukometer dan menurunkan efektivitas obat.

Bepergian Ke Daerah dengan Iklim Sangat Panas
Untuk mencegah dehidrasi dan risiko hipoglikemia:

Selalu membawa botol air dan sering minum.
Simpan obat dengan tepat pada suhu ruang.
Hindari aktivitas  sik berlebihan selama siang hari (saat suhu sedang tinggi-tingginya). Sebaiknya berada di rumah/berlindung di tempat teduh
Cek gula darah lebih sering sehingga Anda dapat menyesuaikan pengobatan dan pola diet untuk mencegah  uktuasi yang drastis.



Hindari!! Meninggalkan obat di dalam mobil karena saat cuaca panas suhu di dalam mobil akan meningkat sehingga dapat mengubah susunan zat dan menurunkan efekti tas obat.



Lindungi kulit dengan memakai baju tipis yang menyerap keringat, topi dan sunscreen. Untuk mengurangi iritasi dan berkembangnya infeksi jamur.
Hindari minuman berkafein dan alkohol karena dapat membuat Anda cepat dehidrasi.
Bawalah sepatu yang agak longgar. Ganti kaos kaki, dan jemur sepatu untuk mencegah pertumbuhan bakteri. Pada cuaca ekstrim, kaki kita cenderung membesar.
Saat sampai di tempat tujuan, biarkan tubuh Anda menyesuaikan perubahan iklim terlebih dahulu. Jangan langsung melakukan kegiatan yang berat.



Bepergian Ke Daerah dengan Iklim Sangat Dingin
Saat suhu di luar sangat dingin, tubuh akan dipaksa untuk memproduksi gula darah guna menjaga agar tubuh tetap merasa hangat. Pasien diabetes cenderung mengalami peningkatan kadar gula dari biasanya.

Untuk menghindari hal tersebut, berikut tipsnya:

Gunakan kaos kaki tebal dan sepatu tertutup.
Gunakan pakaian hangat. Jika tubuh dalam kondisi hangat, gula darah kurang cenderung untuk ber uktuasi.
Cek gula darah sebelum dan setelah makan.



Bepergian Lewat Udara (Pesawat)

Bepergian Lewat Darat (Mobil/Motor)

Jika Anda merasa kondisi Anda tidak baik/memburuk, segera panggil bantuan. Jika Anda sebagai penumpang, mintalah kepada pengemudi untuk mengantar Anda ke faskes terdekat.



Tips Mengontrol Gula Darah Pasien DM Saat Bepergian

Disiplin minum obat dan jangan sampai terlambat menyuntikkan insulin.
Bawa obat-obatan dan suntikan insulin lebih banyak dari lama Anda bepergian.
Cek kadar gula darah lebih sering.
Istirahat yang cukup.

Jika bepergian ke daerah dengan zona menyesuaikan perbedaan jam daerah yang Anda kunjungi dengan jadwal minum obat dan menyuntik insulin.



Jika Anda menggunakan insulin

Jangan biarkan insulin terekspos langsung dengan suhu tinggi atau sinar matahari.
Tempat tujuan, simpan insulin dalam lemari es/kulkas.



Bagaimana Jika Mengalami Gangguan Kesehatan Lain Selama Perjalanan?



Penyakit yang dapat timbul selama perjalanan pada pasien diabetes, sama dengan penyakit lain yg juga sering dialami kebanyakan orang yang sedang dalam perjalanan.



Diare

Mabuk saat perjalanan
Minum obat anti-mabuk sebelum melakukan perjalanan.

Kecelakaan kecil

Kesehatan Kaki
Duduk dalam waktu yang lama dapat menghambat sirkulasi ke kaki.

  1. Menggerakkan persendian di daerah kaki dan meluruskan lutut.
  2. Hentikan kendaraan lalu berjalan-jalan kecil mengelilingi kendaraan.
  3. Kegiatan di atas sebaiknya dilakukan setiap 2 jam.
  4. Tidak duduk berdekatan dengan mesin mobil (jika menggunakan kendaraan dengan mesin di dalam kendaraan/di bawah tempat duduk) karena radiasi dari panas mesin mungkin tidak dirasakan oleh pasien diabetes dengan neuropati.



Download Brosur (PDF / 933KB)